Cugenang Gifted School

HMBC Rikrik Rizkiyana, S.H., seorang anak guru dan Vovo Iswanto, S.H., LL.M., seorang anak tentara marinir, pada tahun 2005 mendirikan Firma Hukum, belakangan, bernama “Rizkiyana & Iswanto, Antitrust and Corporate Lawyers”. Rizkiyana & Iswanto, pada awalnya, bersepakat bahwa law firm yang didirikannya tidak hanya dimaksudkan untuk menjadi sandaran bagi kelangsungan hidup dan meraih masa depan pribadi dan keluarga yang layak sebagaimana manusia sewajarnya, namun juga sebagai wadah untuk mendedikasikan keahlian yang Rizkiyana & Iswanto miliki untuk mengadvokasi pencari keadilan khususnya di bidang hukum persaingan usaha dan korporasi.

Kemudian di tahun 2008, terdapat titik kesadaran baru, yang cukup signifikan mempengaruhi Rizkiyana & Iswanto dan orientasi dari firma hukum yang didirikannya dari “Nol”. Titik kesadaran bahwa pencapaian eksistensi dan materi tidak lah cukup memberikan kebahagiaan hidup. Pencapaian eksistensi dan materi memang mendatangkan kepuasan hidup tapi belum tentu kebahagian; kebahagiaan disadari hanya akan didapat apabila dapat membahagiakan lingkungan sekitar dan berkontribusi bagi bangsa dan Negara secara luas; kebahagiaan hakiki tidak akan dicapai jika lingkungan sekitar tidak turut bahagia.

Untuk itu maka Rizkiyana & Iswanto bersepakat untuk menjadikan dan mengarahkan orientasi law firm-nya untuk juga menjadikan pendukung yang signifikan bagi upaya penyiapan generasi unggul bagi kemanfaatan bangsa dan negara dalam bentuk menginisiasi pembangunan dan penyelenggaraan Cugenang Gifted School di bawah Yayasan Kinarya Didaktika yang didirikannya.

Rizkiyana & Iswanto sadar bahwa mungkin Rizkiyana & Iswanto tidak akan sanggup untuk secara sendirian menyokong keberadaan dan kelangsungan Cugenang Gifted School, sekolah anak berbakat (gifted school) berasarama bebas biaya yang diperuntukan untuk anak-remaja dari kalangan keluarga marjinal secara ekonomi (dhuafa) yang rasanya baru pertama kali didirikan di negeri ini. Rizkiyana & Iswanto sadar perlu bersinergi dengan sebanyak mungkin komponen bangsa ini yang peduli terhadap potensi anak-anak berbakat (gifted) negeri ini.

Namun begitu, Rizkiyana & Iswanto memutuskan untuk sekuat sumber daya yang dimilikinya untuk memulai dan menyelenggarakan dahulu sekolah ini hingga dapat mulai dilihat bentuk dan arahnya sehingga terhindar dari fitnah bahwa melalui proyek ini, Rizkiyana & Iswanto bermaksud mencari keuntungan pribadi. Kini, Cugenang Gifted School, sudah beroperasi untuk tahun kedua, sehingga Rizkiyana & Iswanto kini bersepakat untuk mulai menggalang dukungan dan partisipasi seluruh komponen bangsa demi melanjutkan proyek penyipan generasi unggul bagi kemajuan serta harkat martabat bangsa ini di masa depan.

Rizkiyana & Iswanto berharap dalam waktu yang tidak lama, Cugenang Gifted School akan menjadi wadah himpunan kekuatan partisipasi seluruh bangsa ini yang independen yang akan benar-benar dikuasai dan diselenggarakan oleh dan untuk bangsa ini lepas dari imaji keberdaan Rizkiyana & Iswanto sebagai penginisiasinya. Ini penting untuk diwujudkan sesegera mungkin, karena Rizkiyana & Iswanto akan mulai bergerak melakukan tugas baru untuk mengapresiasi warga senior (senior citizen) bangsa ini yang telah berjasa bagi bangsa dan negara ini, namun masih terbaikan dan belum terapresiasi oleh bangsa ini di dalam menjalani hari-hari tuanya.

Rizkiyana & Iswanto sangat ingin membangun tempat berteduh yang layak untuk mereka dapat beristirahat dari kerja keras untuk bangsa dan negera ini dan memfasilitasi semangat dari pahlawan bangsa ini yang ingin terus melanjutkan bhaktinya bangsa ini di sisa-sisa tenaga dan pikiran yang mereka miliki.

– See more at: http://www.cugenanggiftedschool.sch.id/about/founder#sthash.Ppu3OKIz.dpuf

Recent Work